RSS

Transportasi

03 Jun

Pengertian Transportasi

Transportasi pada umumnya berhubungan dengan distribusi suatu produk, menuju ke beberapa tujuan, dengan permintaan tertentu, dan biaya transportasi minimum. Transportasi mempunyai peranan bagi industri karena produsen mempunyai kepentingan agar produk yang dihasilkan sampai kepada konsumen tepat waktu, tepat pada tempat yang ditentukan dan barang dalam kondisi baik.

Transaksi perdagangan adalah proses pemindahan barang dari penjual kepada pembeli dengan pembayaran yang dilakukan pembeli kepada penjual. Beralih atau perpindahan barang dagangan tersebut dapat terjadi melalui :

  • Dari gudang (stock) yang dimiliki penjual, menuju gudang atau tempat yang ditunjuk oleh pembeli
  • Dari pabrik dimana barang tersebut diproduksi menuju gudang atau tempat yang ditunjuk oleh pembeli.
  • Dari gudang atau daerah pertanian atau perkebunan dimana barang (hasil pertanian) tersebut dihasilkan.
  • Dari lokasi pertambangan (barang tambang) menuju gudang atau tempat pabrik dimana hasil tambang tersebut dibutuhkan sebagai bahan baku.

Untuk terlaksananya pemindahan barang tersebut diperlukan rangkaian kegiatan yang disebut distribusi dan transportasi. Pengertian transportasi secara umum Rangkaian kegiatan memindahkan atau mengangkut barang dari produsen sampai kepada konsumen dengan menggunakan salah satu model transportasi, yang dapat meliputi model transportasi darat, laut atau sungai, maupun udara. Rangkaian kegiatan yang dimulai dari produsen sampai kepada konsumen lazim disebut rantai transportasi (chain of transportation) [TAR02].

Adapun fungsi transportasi yaitu mengangkut barang dari produsen kepada konsumen. Produsen dapat berupa industri, pertanian atai perkebunan dan pertambangan yang menghasilkan barang jadi, setengah jadi maupun sebagai bahan baku. Tidak akan ada arti produksi industri jika tidak tersedia jasa transportasi yang membawa hasil produksi tersebut sampai kepada konsumen. Lancarnya transportasi, tepat waktu, adanya jaminan keselamatan barang dengan biaya relatif murah, akan mempengaruhi harga atau mutu komoditi sampai pada konsumen.

Metode Transportasi
Metode transportasi digunakan untuk mengatur distribusi dari sumber-sumber yang menyediakan produk yang sama ke tempat-tempat yang membutuhkan secara optimal. Alokasi produk ini harus diatur sedemikian rupa karena terdapat perbedaan biaya-biaya alokasi dari suatu sumber ke tempat tujuan yang berbeda dengan tujuan meminimumkan biaya transportasi yang terjadi. Dalam arti sederhana model transportasi berusaha menentukan rencana transportasi sebuah barang (produk) dari sejumlah sumber ke sejumlah tujuan [TAY96].

Persoalan Transportasi
Persoalan transportasi secara umum merupakan pendistribusian suatu produk atau komoditas dari sejumlah sumber (supply) kepada sejumlah tujuan (destination, demand), dengan tujuan meminimumkan biaya pengangkutan yang terjadi.

Gambaran umum dari persoalan tranportasi dapat dijaskan sebagai berikut :

  1. Sebuah perusahaan yang menghasilkan barang atau komoditi tertentu melalui sejumlah pabrik pada lokasi yang berbeda, akan mengirimkan barang ke berbagai tempat yang memerlukan dengan jumlah kebutuhan yang sudah tertentu.
  2. Sejumlah barang atau komoditi hendak dikirim dari sejumlah pelabuhan asal kepada sejumlah pelabuhan tujuan, masing-masing dengan tingkat kebutuhan yang sudah diketahui.

Adapun cirri-ciri khusus persoalan transportasi ini adalah :

  1. Terdapat sejumlah sumber dan sejumlah tujuan tertentu.
  2. Kuantitas komoditas atau barang yang didistribusikan dari setiap sumber dan yang diminta oleh setiap tujuan, besarnya tertentu.
  3. Komoditas yang dikirim atau diangkut dari suatu sumber ke suatu tujuan, besarnya sesuai dengan permintaan dan atau kapasitas sumber.
  4. Ongkos pengangkutan komoditas dari suatu sumber ke suatu tujuan, besarnya tertentu.[AMI05]

Rumusan Persoalan Transportasi Secara Umum

Misalkan suatu jenis barang diangkut dari daerah asal ke beberapa daerah tujuan. Misal ada m daerah asal A1, A2, … , Am, dan n daerah tujuan T1, T2, … , Tn. Di daerah asal i kapasitas barang (supply) sebanyak Si dan di tempat tujuan j permintaan barang tersebut (demand) sebanyak dj. Jumlah barang yang tersedia di daerah asal i (total supply) = jumlah barang yang dibutuhkan tujuan j (total demand), sehingga :

      (1)

Bila Xij merupakan jumlah barang yang diangkut dari asal i ke tujuan j, dimana Xij ≥ 0, dan misal Cij adalah besarnya biaya dari daerah asal i ke daerah tujuan j untuk satu satuan atau satu unit barang, maka rumusan umum dari model persoalan transportasi dapat ditulis sebagai berikut :

  (2)

dengan kendala :

, i = 1,2,3, … ,m

, j = 1,2,3, … ,n

… untuk semua i dan j[AMI05]           (3)

 

 
Leave a comment

Posted by on June 3, 2011 in Manajemen Sains

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: